ICW: Pembelian Sisa Divestasi Newmont Tanpa Swasta

JAKARTA- Indonesia Corruption Watch (ICW) menginginkan agar pembelian sisa divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (NTT) sebesar 7%  oleh kolaborasi pemerintah pusat-daerah tanpa adanya keterlibatan pihak swasta.

“Kami lebih mendukung pembelian sisa saham Newmont Nusa Tenggara (NTT) oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah tanpa melibatkan perusahaan swasta,” kata Koordinator Program Monitoring dan Analisis Anggaran ICW Firdaus Ilyas kepada Antara di Jakarta, Kamis (5/5).

Menurut dia, saat ini isu pembelian sisa divestasi saham Newmont telah beralih kepada permasalahan sentimen daerah semata-mata dan tidak melihat aspek lainnya.

Padahal, ICW mengemukakan bahwa selama ini pihak BUMD di daerah NTB telah berkolaborasi dengan pihak perusahaan swasta tertentu untuk menguasai 24 persen saham divestasi NTT.

Untuk itu, LSM antikorupsi tersebut juga mengingatkan pemda untuk membuka perjanjian yang telah dilakukan oleh BUMD dengan kelompok perusahaan swasta tersebut secara transparan dan akuntabel.

Butir perjanjian yang harus dibuka antara lain terkait dengan pembagian dividen antara pihak daerah dan grup swasta itu.

Koordinator Badan Pekerja ICW Danang Widoyoko tidak menginginkan agar terjadi lagi adanya kasus di mana BUMD berkolaborasi dengan swasta tetapi ujung-ujungnya kerja sama tersebut hanya menguntungkan pihak swasta.

“Tidak ada jaminan bahwa 5 – 10 tahun lagi tidak ada perpisahan (antara BUMD dan perusahaan swasta tersebut),” kata Danang.

Sebelumnya, Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dito Ganundito di Jakarta, Senin (2/5) mengatakan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) harus mengambil sikap tegas terkait perseteruan pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda) Nusa Tenggara Barat (NTB) seputar divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT).

Menurut dia, legislatif berharap agar pemerintah pusat bisa memperlihatkan semangat membuka peluang terhadap daerah untuk menikmati hasil tambang di daerahnya.

Sementara itu, pemerintah tengah menyiapkan 15 persen dari portofolio Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kementerian Keuangan untuk membeli divestasi tujuh persen saham PT Newmont Nusa Tenggara.

“Kalau PIP masuk ke dalam Newmont, itu betul-betul dipastikan untuk menjaga ‘national interest’. Saya khawatir kalau ditangkap salah. Yang paling utama kita bersama pemegang saham nasional akan berusaha bersama demi kepentingan nasional atas Newmont itu. Dan kita juga akan mengarahkan semua kegiatan yang terbaik bagi nasional,” kata Menkeu Agus Martowardoyo. (*/hrb)

sumber: Investor Daily, Kamis, 5 Mei 2011

Posted on 20 May 2011, in Tambang and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: