Apa sih yang menarik dari Newmont (PT NNT)

Perebutan saham PT Newmont Nusa Tenggara (PT NNT) bukan tanpa alasan, ibarat pepatah “ada gula ada semut”. Paling tidak dari sisi bisnis pertambangan, tambang newmont (batu hijau) merupakan salah satu wilayah didunia yang kaya akan kandungan emas dan tembaga. Bahkan kalau dilihat dari jumlah kandungan dan kadarnya, tambang newmont sangat kaya dengan tembaga (copper). Bahkan 60% lebih dari total pendapatan PT Newmont disumbangkan oleh tembaga.

Berdasakan kajian dan analisis ICW, setidaknya ada enam isu yang menarik dari newmont (PT NNT), diantaranya yaitu :

1. PT NNT, Cadangan dan kadar tambang yang melimpah :

Dari jumlah kandungan dan kadar konsentrat tambang newmont merupakan salah satu yang kaya didunia, Dari perbandingan biaya produksi (cost applicable to sales), Newmont Nusa Tenggara merupakan yang terendah diantara site Newmont Co didunia, sementara itu Kebutuhan produk logam yang terus naik (khususnya tembaga) –> harga semakin tinggi –> keuntungan makin besar

Kesimpulan : Dari aspek bisnis, tambang NNT sangat menjanjikan Wajar jika banyak pihak yang tertarik : misal, Newmont Co; berusaha mengulur-ulur kewajiban divestasinya (saham digadai/arbritase) bahkan Swasta nasional berebut membelinya (incaran divestasi), bahkan dengan harga yang tidak wajar sekalipun

2. Kewajiban Divestasi :

  • Semangat Divestasi tidak sekedar pelepasan saham kepada pihak indonesia. Tetapi juga bagaimana penguasaan tambang (pengawasan, pengelolaan) yang sebesar besarnya untuk kesejahteraan rakyat,
  • Divestasi bukanlah pemberian saham gratis; Persoalan kewajaran harga saham serta evaluasi menyeluruh menjadi penting (uji tuntas) , Siapa yang menjadi prioritas, dari mana sumber dananya, kesiapan dan kemampuan sumber daya manusia,
  • Kalau belajar dari pengalaman, proses divestasi KPC 2002 yang pada akhirnya tidak menguntungkan pemda (Kab Kutai Timur), malah butung dan berujung dikurung –> pelajaran yang sangat mahal,
  • Dalam konteks kepentingan nasional dan aturan yang ada sudah seharusnya divestasi diperuntukkan dan dikelola oleh negara (pusat dan daerah),
  • Berdasarkan keputusan Arbitrase : kewajiban divestasi sebesar 10% (2006, 2007) menjadi hak pemda, sedangkan sisanya menjadi hak pemerintah indonesia. jadi tidak betul kalau ada yang mengatakan putusan arbitrase mewajibkan 31% saham harus jatuh ke pemda.

3. Penerimaan Negara dan Dana bagi hasil tambang untuk pemda NTB :

  • Pentingnya Pengawasan : Terkait jumlah cadangan dan kadar kandungan, Terkait jumlah produksi/penjualan dan harga penjualan, selama ini berdasarkan kepada kejujuran perusahaan melaporkan kepada pemerintan (perusahan ngitung sendiri)
  • Optimasi Penerimaan Negara (Royalti, Landrent, dan pajak) : Dampak ekonomi nasional dalam sekala luas berupa pemenuhan kebutuhan domestik, industri hilir tambang (smelting) dan penggunaan kandungan lokal, Besaran tarif royalti per komoditi dan besaran kewajiban pajak, Kewajaran dan kepatuhan pembayaran pajak
  • Maka dalam konteks ini peran dan pengawasan oleh negara akan menjadi sangat penting dan strategis

4. Kewajiban Royalti PT NNT :

  • Berdasarkan laporan keuangan (financial report Newmont co) dan rilis yang disampaikan oleh PT NNT, selama periode 2004 – 2010 total royalti (emas, perak dan tembaga) yang mereka bayarkan kepada negara adalah sebesar US$ 138.838.123 (US$ 138,8 juta),
  • Sementara itu berdasarkan perhitungan ICW berdasarkan realisasi penjualan (volume dan harga), dimana tarif emas dan perak mengacu dalam Kontrak Karya Newmont dan tarif royalti tembaga berdasarkan PP 13/2000 jo PP 45/2003), maka seharusnya total royalti yang diterima negara adalah US$ 382.245.776 (US$ 382,2 juta)
  • Kesimpulan: Terjadi dugaan kekurangan penerimaan (kerugian) negara dari royalti PT NNT selama periode 2004 – 2010 sebesar US$ 237.400.606 (US$ 237,4 juta) . Hal ini berdampak pada :Kerugian bagian penerimaan pusat dari DBH tambang PT NNT, selama tahun 2004-2010 sebesar US$ 47.480.121 (US$ 47,5 juta) dan Kerugian pemerintah daerah (provinsi dan kab NTB) dari DBH tambang PT NNT selama tahun 2004-2010 sebesar US$ 189.920.485 (US$ 189,9 juta)

5. Kelanjutan Divestasi dan Audit :

Sebagian anggota DPR Komisi VII menolak pembelian 7% saham NNT oleh PIP, dan akan meminta audit oleh BPK.

  • Dalam konteks pembelajaran dan transparansi industri tambang, audit (pemeriksaan dengan tujuan tertentu/PDTT) merupakan salah satu cara untuk mengetahui kewajaran proses (peraturan) dan melihat dugaan kerugian negara (pusat dan daerah).
  • Jika akan dilakukan audit oleh BPK, maka seharusnya dilakukan audit menyeluruh mulai dari proses awal divestasi sebesar 24% : Kenapa newmont menunda-nunda proses divestasi -> saham digadai (gugatan arbitrase), skema penjatahan saham oleh ESDM setelah putusan arbitrase (konflik interest dst), Landasaan dan dasar hukum pembentukan BUMD, kerjasama BUMD dengan swasta (MC) kewajaran kerjasama (taat aturan) dan dampaknya bagi keuangan daerah (deviden, perjanjian hutang piutang dsb)

6. Negosiasi Kontrak Karya,

kasus newmont merupakan salah satu pintu masuk untuk melakukan negosiasi kontrak karya tambang :

  • Sumber daya tambang yang semakin habis, dampak kesejahteraan yang rendah salah satunya karena klausul kontrak yang buruk.
  • Maka, diperlukan revisi kontrak – kontrak tambang dan perbaikan klausul perjanjian (UU Minerba 2009) yang lebih menguntungkan negara, diantaranya soal;
    • Tarif royalti yang rendah pada kontrak karya (hanya 1-2 %),
    • Tarif landrante yang rendah tidak sebanding dengan dampak dan kerusakan lingkungan (US$ 3/Ha),
    • praktek penjualan produk berupa konsentrate tidak ada nilai tambah (kewajiban refining dalam negeri),
    • Praktek perjanjian penjualan jangka panjang dengan fix price (sangat umum terjadi),
    • Praktek Transfer Pricing dan Manipulasi Pajak.

(Firdaus Ilyas, Kalibata 13 Juni 2010)

Sebagai tambahan, silahkan unduh kontrak karya (CoW) PT NNT: NNT_ContractofWork_ICW

Posted on 13 June 2011, in Refleksi, Tambang and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: